Blogger Template by Blogcrowds.

Showing posts with label Shrek. Show all posts
Showing posts with label Shrek. Show all posts

Tahun 2007 ini banyak film-film sekuel, kaya’ Spiderman 3, Pirates of the Caribbean: At World’s End, belum lagi Harry Potter and the Order of Phoenix… dan yang satu ini, one of my favorite character: Shrek.

Di Shrek 3 ini, Shrek (Mike Myers) dipusingin sama 2 hal… pertama karena King Harold (John Cleese) lagi sakit, Shrek dan Fiona (Cameron Diaz) sebagai pewaris tahta nomor 1, harus menggantikan tugas-tugas King Harold, mulai dari mengangkat seorang ksatria, melepas kapal… yang satu pun gak ada yang sukses alias kacau balau. Shrek merasa dia gak cocok untuk jadi seorang Raja di Far, Fary Away. Dia gak cocok dengan segala protokoler, apa lagi harus memakai baju yang bikin dia gak bisa bergerak.

Tapi, ketika King Harold sedang berjuang di detik-detik terakhir hidupnya, ia berkata bahwa sebenarnya ada seorang lagi yang bisa naik takhta sebagai seorang Raja, yaitu keponakannnya yang bernama Arthur alias Artie (Justin Timberlake). Tugas Shrek-lah untuk mencari Artie agar bisa segera menjadi Raja Far, Far Away.

Maka berangkatlah Shrek, ditemani dua sahabat setianya, siapa lagi kalo bukan Donkey (Eddie Murphy), si keledai reseh dan Puss in Boots (Antonio Banderas), si kucing playboy dan sok cool. Sebelum berangkat, Fiona memberitahukan sebuah berita mengejutkan yang bikin pusing Shrek, karena dia sama sekali gak mengharapkan ini sebelumnya. Ternyata Fiona hamil, selama di perjalanan, Shrek diganggu mimpi buruk tentang bayi-bayi Shrek.

Sampailah mereka di Worchestershire, tempat Artie sekolah. Ternyata, Artie sama sekali gak ada potongan untuk jadi raja. Di sekolahnya, dia hanyalah seorang pecundang. Tapi, Shrek berhasil membawa Artie untuk ikut dengannya ke Far, Far Away.

Tepat ketika Shrek pergi, Prince Charming (Rupert Everett), anak Ibu Peri, yang berakhir hanya sebagai pemain theater, dan masih menaruh dendam sama Shrek yang berhasil masuk dalam lingkungan kerajaan, tidak menyia-nyiakan kesempatan ketika kerajaan sedang tidak ada pemimpin. Prince Charming berhasil menghasut para tokoh dongeng yang terbuang dan terlupakan, seperti Ibu Tiri Snow White, Gepetto, Kapten Hook dan saudara tiri Cinderella. Prince Charming berhasil mengajak mereka untuk melakukan kudeta.

Sementara itu, ketika kekacauan terjadi di jalan-jalan di Far Far Away, Fiona sedang minum-minum teh bareng Snow White, Sleeping Beauty, Cinderella dan Rapunzel. Fiona sedang curhat tentang masalah kehamilannya. Mereka segera bersembunyi begitu melihat Prince Charming dan gerombolannya sudah mencapai istana.

Tapi, ada pengkhianat di antara mereka. Fiona pun tertangkap. Prince Charming masih menunggu Shrek. Ia mempersiapkan sebuah pertunjukan theater yang endingnya adalah akhir dari kehidupan Shrek.


Di film ketiga ini, semakin banyak tokoh-tokoh dongeng yang muncul… misalnya Penyihir Merlin yang pernah jadi guru Artie di sekolah, tapi jadi kacau balau karena mantra yang suka kacau.

Tetap lucu… tapi, kenapa gue ngerasa lucunya gak selucu yang pertama dan kedua ya?

Shrek 2 (2004)


Ending Shrek bagian pertama tentu saja “… and they live happily ever after…” Shrek 2 dibuka dengan adegan perjalanan honeymoon Shrek (Mike Myres) dan Fiona (Cameron Diaz) yang romantis.

Ketika mereka kembali ke rumah, datanglah utusan dari Kerajaan Far Far Away, yang mengundang Putri Fiona dan Prince Charming ke acara pesta dansa untuk merayakan Putri Fiona. Kerajaan Far Far Away dperintah oleh Raja Harold (John Cleese) dan Ratu Liliana (Julie Andrews), yang tak lain adalah orang tua Putri Fiona.

Fiona bersikeras untuk datang karena ia percaya ayah ibunya akan menerima dirinya apa adanya. Tapi, Shrek tidak yakin, karena ia tahu ia bukanlah Prince Charming yang ditunggu-tunggu. Dengan terpaksa Shrek menurutu keinginan Fiona.

Pertemuan pertama tidak berjalan mulus. Raja Harold dan Ratu Liliana menerima Fiona dan Shrek dengan senyum yang dipaksakan. Rakyat Kerajaan Far Far Away juga terkejut dengan kehadiran pasangan pengantin baru ini.

Acara makan malam juga berubah jadi arena pertengkaran. Raja Harold mulai menunjukkan ketidaksukaannya terhadap Shrek. Shrek juga tidak mau mengalah begitu saja. Fiona dan Shrek pun akhirnya bertengkar.

Ketika Fiona tidur, Shrek tidak sengaja menemukan buku harian Fiona dan membacanya. Ternyata sejak kecil, Fiona sudah bermimpi untuk menikah dengan Prince Charming. Shrek kecewa dan sedih.

Sementara itu, Raja Harold resah akan keberadaan Shrek.Ia punya alasan untuk itu. Karena ternyata, Raja Harold punya ‘perjanjian’ dengan Ibu Peri (Jeniffer Saunders), yaitu, akan menikahkan Putri Fiona dengan Prince Charming (Ruppert Everett) yang ternyata anak Ibu Peri. Ibu Peri mempertahankan ‘formula’ kisah dongeng yang selalu berakhir dengan “… happily ever after…”, yaitu pernikahan antara seorang putri cantik dan pangeran tampan.

Raja Harold pun mencari cara untuk menyingkirkan Shrek. Ia mengundang Shrek pada acara perburuan pagi. Tapi, ternyata ia malah memberi petunjuk yang membuat Shrek dan Donkey (Eddie Murphy) tersesat.

Di tengah jalan, Shrek dan Donkey ‘diserang’ oleh seekor kucing yang ternyata sewaan Raja Harold, yaitu Puss in Boots (Antonio Banderas). Akhirnya, kucing berdialek Spanyol ini berpihak pada Shrek.

Shrek mencari cara agar Fiona bahagia. Ia teringat pada kartu nama Ibu Peri yang sempat ditinggalkan ketika menemui Fiona malam sebelumnya. Shrek pun menghubungi Ibu Peri, tapi ternyata Ibu Peri sedang tidak ada di tempat.

Shrek, Donkey dan Puss in Boots pergi ke Pabrik Ramuan Ibu Peri. Tapi, ketika Ibu Peri tidak mau membantu Shrek, mereka memutuskan untuk masuk ke Ruang Penyimpanan Ramuan dan mereka berhasil mencuri ramuan ‘Happily Ever After’.

Kecewa karena setelah minum ramuan itu tidak ada yang berubah, Shrek pun pasrah. Tapi, ketika bangun pagi, Shrek mendapati dirinya berubah jadi pria tampan. Donkey berubah jadi kuda, dan Fiona kembali jadi putri cantik.

Ramuan itu akan bekerja selamanya apabila Shrek mencium Fiona sebelum tengah malam. Shrek bergegas kembali ke istana.

Tapi, ternyata tidak semudah itu. Ibu Peri tahu ramuan Happily Ever After yang hilang, mengatur agar Fiona percaya bahwa Prince Charming adalah Shrek yang sudah berubah.

Di malam ketika acara pesta diadakan, Shrek dan teman-temannya berusaha menggagalkan rencana Ibu Peri dan Prince Charming.

Menjelang tengah malam, Shrek dan Fiona harus memutuskan, apakah ingin tetap tampan dan cantik?, atau, kembali menjadi sepasang ogre?

Shrek (2001)

Di sebuah hutan di wilayah Du Loc, hiduplah ogre bernama Shrek (Mike Myres). Tubuhnya besar berwarna hijau dengan telinga mencuat seperti terompet. Shrek lebih suka menyendiri di rawanya. Lagipula orang-orang takut dengan sosok raksasanya dan wajah yang menyeramkan. Bahkan pernah diadakan perburuan ogre berhadiah.

Suatu hari, hutan tempat tinggal Shrek yang biasanya sepi dipenuhi makhluk-makhluk dari kisah dongent. Ada Pinokio, Cinderella, Putri Salju dan seekor keledai yang bisa bicara, Donkey (Eddie Murphy). Ternyata para tokoh dongeng itu diusir dari Du Loc oleh penguasanya, yaitu Lord Farquaad (John Lithgow)

Shrek ingin menemui Lord Farquaad, agar mengusir makhluk dongeng itu. Karena hanya Donkey yang tahu di mana letak istana Lord Farquaad, terpaksa Shrek pergi ditemani Donkey yang cerewet itu.

Sementara itu, di istana Lord Farquaad, sedang diadakan kompetisi untuk memilih ksatria yang bisa menyelamatkan Putri Fiona (Cameron Diaz) yang dikurung di kamar tertinggi di sebuah menara yang dijaga naga. Lord Farquaad berambisi jadi raja, tapi sebelumnya ia harus menikah terlebih dahulu.

Shrek dan Donkey tiba ketika kompetisi akan dimulai. Dengan mudah Shrek mengalahkan penjaga istana yang hendak menghalanginya masuk menemui Lord Faquaad. Lord Faquaad pun mengajukan penawaran. Jika Shrek berhasil menyelamatkan Putri Fiona, maka Shrek akan kembali mendapatkan hutan dan rawanya seperti semula.

Bersama Donkey, Shrek berangkat menuju puri itu. Dalam perjalanan, Donkey terus berusaha menjalin pertemanan dengan Shrek yang cuek dan galak itu.

Mereka berdua tiba di puri yang menyeramkan. Mereka harus melewati jembatan gantung yang dibawahnya menyembur lava panas. Belum lagi ketika sampai di dalam puri, suasana mencekam karena banyak kerangka ksatria-ksatria sebelumnya yang ingin menyelamatkan Putri Fiona. Shrek dan Donkey berbagi tugas. Tapi, belum apa-apa. Donkey harus berhadapan dengan naga yang ternyata malah jatuh cinta sama Donkey.

Shrek berhasil menyelamatkan Putri Fiona, yang kecewa, karena Shrek bukanlah Prince Charming yang ia tunggu. Shrek sempat marah pada Putri Fiona yang enggan bekerja sama. Tapi, dalam perjalanan kembali ke Du Loc, pandangan Shrek terhadap Putri Fiona berubah. Ternyata Putri Fiona bukanlah putri manja, ia tidak segan-segan becanda dengan Shrek. Sikap ini malah membuat Shrek jatuh cinta pada Putri Fiona, dan ternyata Putri Fiona juga diam-diam menyukai Shrek. Tapi, Putri Fiona menyimpan sebuah rahasia, dan karena salah paham, Shrek malah balik membenci Putri Fiona.

Ternyata Putri Fiona adalah seorang putri yang dikutuk menjadi Ogre. Setiap matahari terbenam, wajah cantiknya akan berubah menjadi hijau. Putri Fiona dikutuk sejak lahir, maka itu ia diasingkan oleh orang tuanya ke menara yang dijaga naga. Kutukan hanya bisa dipatahkan oleh ciuman dari cinta sejatinya.

Tapi, gimana kalau cinta sejatinya adalah Shrek?

Older Posts Home