
One day, dalam tugasnya, terjadi kecelakaan. Chuck hampir saja tertimpa reruntuhan bangunan, dan Larry-lah yang menyelamatkan nyawa Chuck meskipun harus menderita patah tulang juga. Chuck bilang, dia mau melakukan apa pun untuk membalas budi Larry.
Dan ketika itu, Larry sedang dalam keadaan gundah, takut akan terjadi apa-apa terhadap dirinya dan meninggalkan anak-anaknya dalam keadaan miskin. Soalnya, ketika Larry berusaha mengurus uang pensiunnya yang kebetulan sebelumnya diwariskan kepada istrinya. Hanya ada 3 cara untuk mengalihkan dana itu ke ahli waris lain, yaitu menikah lagi, meninggal atau menunggu sampai anak-anaknya berusia 18 tahun. Larry takut, kalau dia menikah lagi, warisan itu malah jatuh ke tangan yang salah.


Filmnya kocak banget dan gak garing. Setiap adegan pasti ada humor yang bikin ketawa. Adegan paling mengharukan waktu anak-anak Larry menjenguk Larry di rumah sakit, dan mereka berpelukan karena anak-anaknya Larry inget kalau itu rumah sakit yang sama tempat ibu mereka meninggal. Dan yang paling kocak, waktu salah seorang teman di pemadam kebakaran, Fred G. Duncan (Ving Rhames), yang selama ini dikenal sebagai ex-murderer dan bertampang sangar banget, ngaku dia juga gay dan meluk Chuck dengan penuh perasaan di lapangan basket. O ya, gak ketinggalan 'pendeta' Jepang yang mungil di kapel tempat Chuck & Larry menikah.
Labels: comedy
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment